Skip to main content

11 Sifat Orang Beriman - Ibadurrahman

Dalam Surat Al-furqan ayat 63-77, Menurut Allah SWT ada 11 ciri-ciri atau sifat orang beriman. Orang beriman tersebut akan mendapatkan gelar Ibadurrahman  yaitu hamba yang mendapatkan rahmat paling besar di sisi Allah SWT.

Adapun ke-11 sifat tersebut adalah :



Pertama 
Tawadhu (merendah). Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 63 :

25:63






Dan hamba-hamba dari tuhan yang pengasih itu, ialah orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila mereka ditegur sapa oleh orang bodoh dengan kata-kata menghina  mereka mengucapkan "salam"


Kedua 
Al-kalamuth Thayyib (Selalu mengucapkan ucapan-ucapan baik). Dapat dilihat Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 63 :


25:63





Dan hamba-hamba dari tuhan yang pengasih itu, ialah orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila mereka ditegur sapa oleh orang bodoh dengan kata-kata menghina  mereka mengucapkan "salam"


Ketiga
Gemar tahajjud di malam hari. Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 64 :




25:64

Dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri

Keempat
Merasa takut akan siksa Allah SWT.  Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 65 dan 66 :

25:65


Dan orang-orang yang berkata "ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal


25:66

Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman

Kelima
Sederhana, tidak kikir dan tidak berlebihan Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 67 :

25:67

Dan orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, diantara keduanya secara wajar
 
Keenam, Ketuju dan Kedelapan
Menjauhkan diri dari dosa besar (sifat syirik, membunuh dan berzina). 
Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 68, 69,70 dan 71) :

25:68

Dan orang-orang yang tidak mempersukutan Allah dengan sesembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar, dan tidak berzina dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat

25:69 
yakni akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu dalam keadaan terhina


25:70
Kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang
 

25:71
Dan barang siapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya
Kesembilan
Menjauhkan diri dari bersaksi palsu. Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 72 :

25:72
 Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) untuk menjaga kehormatan dirinya
Kesepuluh
Senang menerima nasehat baik. Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 73 :

25:73
Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta

Kesebelas
Senantiasa bermunajjat kepada Allah, Mendambakan keluarga dan keturunan yang menyejukkan hati. Dapat dilihat dalam Firman Allah pada Surah Al-Furqaan ayat 74:

25:74

Dan orang-orang yang berkata "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi ornag-orang yang bertakwa

25:75

Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka, dan disana mereka akan disambut dengan perhormatan dan salam


25:76

Mereka kekal didalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman


25:77
Katakanlah (Muhammad kepada orang-orang musyrik), Tuhanku tidak akan mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu. Tetapi bagaimana kamu beribadah kepada-Nya. Padahal sungguh, kamu telag mendustakan-Nya? karena itu, kelak (azab) pasti menimpamu


Subhanallah...
Wahai saudaraku, sudahkah hati kita bergetar dan terpanggil?

Comments

Popular posts from this blog

Nine Month s

Medan sebuah kota yang tak pernah terbesit sebelumnya Sebuah kota maju kota metropolitan seperti Jakarta namun seperti ditinggalkan Bertemu dengan delapan mahasiswa  yang menjadi sahabat bagiku Membangun FKM bersama-sama Lalu datanglah Bahagia dan rintangan datang bergantian Hati dan pikiran semuanya termuara pada mereka Sampai segala puncak cobaan yang tak terbendung Perlakukan manusia zalim yg tak bisa tercena olah akal sehat Fitnah lalu lalang menghantam tak kunjung usai  Terkadang berbuat baik, tak mesti disambut gayung Malah lebih banyak ditiupkan ombak yg menerjang sampan kecil hingga terbalik Menoleh kembali perjuangan Rasulullah, Kehinaan ini tak seberapa dibandingkan dgn kisah sirah nabawiyah. Mencoba membingkai skenario Tuhan Hendak derajat mana yang akan dinaikkan Apakah harus melawan atau diamkan Bulir airmata menitik deras namun hanya sajadah dan AlQuran saksi kesendirian Hanya bertumpu pada keyakinan, akhir kisah ini, Allah pasti akan memb...

Kualitas Pendidikan Di Indonesia

Ada 3 artikel bagus yg ditulis oleh Elizabeth Pisani tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pisani adalah jurnalis Reuters yg banyak menulis tentang Indonesia. Salah satu bukunya, 'Indonesia Etc', adalah buku bagus yg mendapat banyak pengakuan internasional Dalam tulisannya, Pisani menyoroti prestasi anak2 Indonesia dalam tes PISA. PISA adalah tes yg diadakan OECD untuk menguji kemampuan anak2 usia 15 tahun di puluhan negara dalam bidang sains (science), matematika (math) dan membaca (reading). Tes ini diadakan 3 tahun sekali. Di 2 tes terakhir pada tahun 2012 dan 2015, Indonesia mendapat peringkat 60-an dari 70 negara di ketiga bidang yg diujikan. Jauh di bawah negara2 tetangga di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, apalagi Singapura. Contohnya: hasil tes 2015 menunjukkan, 55% anak Indonesia punya kemampuan sangat buruk di tes membaca. Semua soal tes PISA sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia loh padahal.. 😅 Reading comprehension mereka ternyata sangat rendah....

Research Article vs. Review Article

RESEARCH ARTICLE A research article describes a study that was performed by the article’s author(s). It explains the methodology of the study, such as how data was collected and analyzed, and clarifies what the results mean. Each step of the study is reported in detail so that other researchers can repeat the experiment. The research article will be based on the analysis and interpretation of this data.  To determine if a paper is a research article, examine its wording. Research articles describe actions taken by the researcher(s) during the experimental process. Look for statements like “we tested,” “I measured,” or “we investigated.” Research articles also describe the outcomes of studies. Check for phrases like “the study found” or “the results indicate.” Next, look closely at the formatting of the article. Research papers are divided into sections that occur in a particular order: abstract, introduction, methods, results, discussion, and references. REVIEW ARTIC...