Skip to main content

My Graduation - Four Years Unsettle

Alhamdulillah..



Syukurku panjatkan atas rahmat Allah SWT

segala puji untuk Nya."Lillahi ma fisamaawaati wa ma fil ard. Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi."

Akhirnya, pada hari ini, 1 november 2014, resmi menyandang gelar sarjana. Empat tahun, yang dirasa kurang untuk menimba ilmu. Saya rasa masih banyak sekali ilmu yang belum diketahui di muka bumi ini.

Saya persembahkan gelar ini untuk kedua orang tuaku Abi dan Umi

Ayahanda tercinta Hambali Yusuf S.H,M.Hum  dan Ibunda tercinta Dra. Siti  Hasanah Sri, M.Pdi Kedua orangtua yang sangat luar biasa dan keajaiban Allah untuk saya. Tidaklah  terhitung banyaknya bantuan  Abi  dan Umi  dalam menyelesaikan studi saya ini. Dari mulai memilih tempat kuliah yang tidak boleh sekuler, memilih jurusan,  diskusi,  hingga tukar pikiran, bahkan sampai skripsi-pun kalian tak luput membantu anandamu ini.
Allahu akbar... Allahu akbar... subhanallah... Maha Suci Allah... memilihkan hamba untuk dibesarkan dari keluarga cendikiawan mualim.


Saudariku.. ayuk Ulil Albab, S.Pdi, MA.Pd

Kita kecil bareng, kuliah dirantau bareng, terus wisuda juga bareng. Ayuk dapat gelar Magister, saya Sarjana, jangan-jangan nikah bareng, Eh kayaknya engga jodohku belum terlihat hilal. Sedangkan ayuk sudah. Yaudah ayuk dululah, kasian nunggu saya kelamaan...



Ke-14 Sahabat Epidemiologi UIN Jakarta

Sahabat seperjuangan... 
Ini adalah sahabat sejati. InsyaAllah dunia wal akhirat. Dari mereka, banyak belajar. Banyak sekali nilai nilai spiritual yang didapat. Bukan sekedar teori - teori tentang kesehatan melulu, tapi ilmu moral, ilmu agama, ilmu kehidupan. Mereka para pejuang dunia... tapi juga akhirat. Saya tak perlu menjadi orang lain, hanya bertemu mereka luluh topeng topeng kepribadian semu... Subhanallah
Semoga kita bisa membawa perubahan untuk dunia ini, selamat bertebaran sahabat



Adik-adik kelas ku... Lingkar Studi Epidemiologi. 

Terharu.... dengan pemberian surprise bawak2 spanduk, balon-balon, dateng segombol kayak parade. Terharu lagi keluar Auditorium kalian pada teriak "kakak!!!!!!!" sambil menyerbu. 😂

Semoga kalian tetap tegar dalam menjalani kuliah epidemiologi dengan tugas yang beruntun. UAS dan UTS ditengah malam. Serta kuliah di hari libur di tempat anti mainstream seperti mall, restoran bahkan kuliah sampai jam 11 malam.



Teman-teman Santri Jadi Dokter Sumatera Selatan (SJD-SS)

Terimakasih atas Plakat ucapan dan penghargaanya. Serta spanduknya bener-bener terharu..... Semoga kalian sukses dalam belajarnya. Cepat mengejar, menyelesaikan studi agar kembali bersama-sama membangun Sumatera Selatan





Terimakasih teman-teman dan staff Social Trust Fund UIN Jakarta. 

Manusia-manusia sengklek dan kece badai... Saya sempat terpuruk dengan berbagai masalah kehidupan. Mulai masalah studi, skripsi, kerja... kalian semua memberikan solusi. Kenangan terindah. Sahabatku three rangers.



......................................................................................................................................
Walaupun kurang rasanya empat tahun menimba ilmu ini, semoga Allah mencukupkan.

Bismillahirahmanirahim...
semoga dengan gelar ini, sebagai alat pengabdian untuk masyarakat dan sarana peribadatan untuk Allah SWT.

Best Regard 
Zata Ismah,SKM





Comments

Popular posts from this blog

Nine Month s

Medan sebuah kota yang tak pernah terbesit sebelumnya Sebuah kota maju kota metropolitan seperti Jakarta namun seperti ditinggalkan Bertemu dengan delapan mahasiswa  yang menjadi sahabat bagiku Membangun FKM bersama-sama Lalu datanglah Bahagia dan rintangan datang bergantian Hati dan pikiran semuanya termuara pada mereka Sampai segala puncak cobaan yang tak terbendung Perlakukan manusia zalim yg tak bisa tercena olah akal sehat Fitnah lalu lalang menghantam tak kunjung usai  Terkadang berbuat baik, tak mesti disambut gayung Malah lebih banyak ditiupkan ombak yg menerjang sampan kecil hingga terbalik Menoleh kembali perjuangan Rasulullah, Kehinaan ini tak seberapa dibandingkan dgn kisah sirah nabawiyah. Mencoba membingkai skenario Tuhan Hendak derajat mana yang akan dinaikkan Apakah harus melawan atau diamkan Bulir airmata menitik deras namun hanya sajadah dan AlQuran saksi kesendirian Hanya bertumpu pada keyakinan, akhir kisah ini, Allah pasti akan memb...

Adab Berdoanya Nabi Ibrahim (Qs Asy- Syuara)

Nabi Ibrahim 'Alaihisalam memulai do'anya dengan memuji Allah SWT Qs Asy- Syuara 78-82: " Allah lah yang menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku (78) dan yang memberi makan dan minum kepada-ku, (79) dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku (80) dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali) (82) " Adapun do'a nabi Ibrahim kepada Allah tercatat dalam Al-Qur'an Surat Asy-syuara ayat 83 hingga 91 "Ya Tuhanku, berikanlah aku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang soleh,  dan jadikanlah aku buah tutur kata yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi syurga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,...

Kualitas Pendidikan Di Indonesia

Ada 3 artikel bagus yg ditulis oleh Elizabeth Pisani tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pisani adalah jurnalis Reuters yg banyak menulis tentang Indonesia. Salah satu bukunya, 'Indonesia Etc', adalah buku bagus yg mendapat banyak pengakuan internasional Dalam tulisannya, Pisani menyoroti prestasi anak2 Indonesia dalam tes PISA. PISA adalah tes yg diadakan OECD untuk menguji kemampuan anak2 usia 15 tahun di puluhan negara dalam bidang sains (science), matematika (math) dan membaca (reading). Tes ini diadakan 3 tahun sekali. Di 2 tes terakhir pada tahun 2012 dan 2015, Indonesia mendapat peringkat 60-an dari 70 negara di ketiga bidang yg diujikan. Jauh di bawah negara2 tetangga di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, apalagi Singapura. Contohnya: hasil tes 2015 menunjukkan, 55% anak Indonesia punya kemampuan sangat buruk di tes membaca. Semua soal tes PISA sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia loh padahal.. 😅 Reading comprehension mereka ternyata sangat rendah....