Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kesehatan dalam Islam

Jenis Emosi yang Dapat Merusak Hidup

Menurut pakar, emosi negatif berdampak pada psikologis seseorang. Meski demikian, emosi adalah sesuatu yang alami dan setiap manusia pasti memiliki perasaan tersebut. Namun, durasi atau frekuensi sensasi ini akan mengubah seluruh hidup. Para ahli mengatakan, dengan menangani emosi Anda bisa memberikan kehidupan yang lebih baik. Orang yang positif selalu meny ebarkan sinar kebahagiaan untuk orang disekitarnya. Tapi, Anda harus menyadari bahwa terdapat emosi negatif tertentu yang bisa merusak hidup Anda. Berikut ini emosi negatif yang dapat merusak hidup seperti dilansir dari Boldsky, Rabu (26/8). Depresi Depresi telah menjadi masalah umum pada semua kelompok umur. Ini adalah perasaan yang akan membuat Anda merasa putus asa atau tidak berharga. Saat ini, banyak orang yang bisa memberikan pengobatan yang tepat. Pikiran negatif dalam hidup hanya akan membuat Anda menjadi orang yang negatif. Iri Hati Apakah Anda cemburu terhadap orang lain? Ini adalah emos...

Riview Jurnal : Keamanan dan Kehalalan Vaksin Polio

Perhatian : Mohon cantumkan sumber/referensi penulis jika mengutip oleh : Zata Ismah Mahasiswa Perminatan Epidemiologi, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2012 Pendahuluan Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menular melalui oral. Polio menyebabkan kelumpuhan (tidak bisa menggerakkan lengan atau kaki) dan dapat menyebabkan meningitis (iritasi pada lapisan otak). Demikian juga penyebab kematian pada penderita polio dikarenakan lumpuhnya otot-otot yang membantu bernapas. Sebelumnya, di Amerika Serikat, polio adalah penyakit yang sangat umum. Akibatnya, penyakit polio menewaskan ribuan orang dalam setahun sebelum adanya vaksin di Amerika Serikat (CDC U.S.). Pemberian imunisasi polio pada bayi dan anak tidak hanya mencegah penyakit polio, tetapi juga bermanfaat untuk mencegah penularan penyakit polio kepada orang lain. Media Centre sebuah media publikasi WHO, Strategic Advisory Group of Exp...

Pandangan Islam Tentang Etika Pelayanan Medis Pada Kegawat Daruratan

Perhatian : Mohon cantumkan sumber/referensi penulis jika mengutip Sanksi yg dapat jika melanggar sumpah dokter: a)  Allah SWT= Al-Maidah ayat 89 “ Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya).” Etika kedokteran islam terkumpul dalam Kode Etik Kedokteran Islam yang bernama Thibbun Nabawi, yang mengatur hubungan dokter dengan orang sakit dan dokter dengan rekannya....

Fiqih Kesehatan

Hukum Transplantasi Organ - hukum transplantasi organ pada orang yang masih hidup diperbolehkan bahkan dimuliakan sesuai dengan firman Allah potongan ayat Al-Maidah ayat 32 : وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا "Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya" Namun transpalantasi dengan syarat pendonoran tidak mengacam jiwa pendonor. organ yang didonor adalah organ yang berpasangan dan bukan tunggal contohnya mulut, jantung dll. organ yang ditransplantasi dapat kembali pulih sebagai contoh darah. - hukum transplantasi organ pada orang yang mengalami koma  dalam kasus ini Orang tidak boleh menyebabkan matinya orang lain. Dalam kasus ini orang yang sedang sakit (koma) akan meninggal dengan diambil organ tubuhnya tersebut. Sekalipun tujuan dari pencangkokan tersebut adalah mulia, yakni untuk menyembuhkan sakitnya orang lain (resipien) surat Al-Baqarah 195: وَلا...