Skip to main content

Semulia Akhlak Nabi : Malu


Beberapa point penting tentang malu
  1. Malu adalah menahan diri untuk melakukan hal-hal yang berakibat negatif
  2. Malu ibarat bisikan hati nurani bersemayam dalam jiwa seseorang
  3. Perasaan yang mengangkat jiwa seseorang dari seluruh kehinadinaan
  4. Jika hati itu hidup, maka rasa malu akan semakin bertambah. Begitupun sebaliknya
  5. Sesungguhnya rasa malu lebih dituntut pada diri seorang perempuan, melebihi pada diri seorang laki-laki
  6. Seyogyanya Wanita itu berjalan dengan malu-malu
  7. Sifat malu tidak dapat dikategorikan orang yang hina namun kepribadian yang mulia dihadapan Allah, manusia ataupun dirinya sendiri
  8. Malu berbeda dengan tersipu
  9. Tersipu adalah sikap gagap yang dialami seseorang karena kondisi tertentu. 
  10. Tersipu misalnya si murid gagap tidak dapat mengutarkan pendapatnya kepada gurunya
  11. Tersipu adalah tidak berani dan tidak mampu menuntut sesuatu hak nya yang dikurangi
  12. Tersipu disebabkan oleh kebodohan atau lemah kepribadian, sehingga ia menjadi pribadi yang rapuh
  13. Sedangkan malu adalah sebuah refleksi dari kepercayaan yang penuh percaya diri
  14. Malu adalah kepribadian yang bermartabat (mampu menghindari perbuatan negatif)
  15. Jika ia malu, pasti ia akan berani menuntut hak nya
  16. Malu bagian penting dan integral dari akhlak.
  17. Anda beriman jika anda malu
  18.  Nabi bersabda "Cabang iman itu terdapat 63 bagian, sedangkan malu itu bagian daripada iman"
  19. Awal kehancuran dimulai dengan dicabutnya rasa malu. Banyak orang tidak mempunyai malu atas perbuatan mereka, sedangkan kita yang melihatnya saja malu
  20. Nabi bersabda "sesungguhnya setiap agama mempunyai akhlak tersendiri, dan akhlak Islam itu adalah malu"
  21. "jika engkau tidak mempunyai rasa malu maka berbuatlah sesukamu"
  22. Banyak perkara kecil yang mampu menumbuhkan niat besar; sebaliknya banyak perkara besar yang tidak mampu menumbuhkan satu motivasi sedikitpun
  23. Terkadang manusia melakukan dosa besar, ia cepat menyesal, malu pada Allah, bertaubat dan takut karena hal itu berangkat dari dosa-dosa kecil
  24. Akan tetapi manusia yang melakukan dosa kecil tidak bersikap sebagaimana orang yang dosa besar. Bahkan ia sangat berani untuk melakukan dosa besar
  25. Ibnu Qayyim berkata : "kebahagiaanmu karena melakukan perbuatan dosa merupakan dosa terbesar disisi Allah
  26. Kesedihanmu terhadap dosa masa lalumu yang kemudian engkau lupakan begitu saja merupakan dosa terbesar disisi Allah
  27. Kegemaranmu menyembunyikan perbuatan dosamu sampai hatimu tidak merasa sedikitpun tersentuh terhadap Allah merupakan dosa terbesar disisi Allah"
  28. Renungkan ini sebelum bermaksiat : Jika engkau ingin bermaksiat lakukan di luar Bumi - Nya
  29. Jika engkau ingin bermaksiat, janganlah engaku memakan rezeki-Nya
  30. Jika engkau ingin bermaksiat, lalu malaikat maut datang untuk mencabut nyawamu, katakan padanya tunggulah sebentar sampai aku bertaubat!
  31. Derajat malu paling tinggi adalah malu pada Allah. 
  32. Karena kita semua memiliki potensi melakukan perbuatan maksiat yang teramat fatal, yaitu tidak malu pada Allah
  33. Kita meyakini bahwa Allah melihat kita, ketika kita melakukan maksiat. Maka sudah pasti kita malu terhadapnya ketika melakukan maksiat
  34. Malulah pada Allah karena telah bergelimpangan dosa
  35. Malulah karena melakukan tindak pidana 
  36. Malulah karena lalai 
  37. Malu atas nikmat Allah 
  38. Malu dalam beribadah
  39. Malu karena cinta
  40. Malu karena keagungan-Nya
  41. Maka, menghadaplah Allah, bersedekahlah,berbaktilah kepada orangtua, beristiqamalah!
Diintisarikan dari buku:
Khalid, Amru. Semulia Akhak Nabi. Cetakan ke-3. Solo : Aqwam. 2006

Comments

Popular posts from this blog

Nine Month s

Medan sebuah kota yang tak pernah terbesit sebelumnya Sebuah kota maju kota metropolitan seperti Jakarta namun seperti ditinggalkan Bertemu dengan delapan mahasiswa  yang menjadi sahabat bagiku Membangun FKM bersama-sama Lalu datanglah Bahagia dan rintangan datang bergantian Hati dan pikiran semuanya termuara pada mereka Sampai segala puncak cobaan yang tak terbendung Perlakukan manusia zalim yg tak bisa tercena olah akal sehat Fitnah lalu lalang menghantam tak kunjung usai  Terkadang berbuat baik, tak mesti disambut gayung Malah lebih banyak ditiupkan ombak yg menerjang sampan kecil hingga terbalik Menoleh kembali perjuangan Rasulullah, Kehinaan ini tak seberapa dibandingkan dgn kisah sirah nabawiyah. Mencoba membingkai skenario Tuhan Hendak derajat mana yang akan dinaikkan Apakah harus melawan atau diamkan Bulir airmata menitik deras namun hanya sajadah dan AlQuran saksi kesendirian Hanya bertumpu pada keyakinan, akhir kisah ini, Allah pasti akan memb...

Adab Berdoanya Nabi Ibrahim (Qs Asy- Syuara)

Nabi Ibrahim 'Alaihisalam memulai do'anya dengan memuji Allah SWT Qs Asy- Syuara 78-82: " Allah lah yang menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku (78) dan yang memberi makan dan minum kepada-ku, (79) dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku (80) dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali) (82) " Adapun do'a nabi Ibrahim kepada Allah tercatat dalam Al-Qur'an Surat Asy-syuara ayat 83 hingga 91 "Ya Tuhanku, berikanlah aku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang soleh,  dan jadikanlah aku buah tutur kata yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi syurga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,...

Kualitas Pendidikan Di Indonesia

Ada 3 artikel bagus yg ditulis oleh Elizabeth Pisani tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pisani adalah jurnalis Reuters yg banyak menulis tentang Indonesia. Salah satu bukunya, 'Indonesia Etc', adalah buku bagus yg mendapat banyak pengakuan internasional Dalam tulisannya, Pisani menyoroti prestasi anak2 Indonesia dalam tes PISA. PISA adalah tes yg diadakan OECD untuk menguji kemampuan anak2 usia 15 tahun di puluhan negara dalam bidang sains (science), matematika (math) dan membaca (reading). Tes ini diadakan 3 tahun sekali. Di 2 tes terakhir pada tahun 2012 dan 2015, Indonesia mendapat peringkat 60-an dari 70 negara di ketiga bidang yg diujikan. Jauh di bawah negara2 tetangga di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, apalagi Singapura. Contohnya: hasil tes 2015 menunjukkan, 55% anak Indonesia punya kemampuan sangat buruk di tes membaca. Semua soal tes PISA sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia loh padahal.. 😅 Reading comprehension mereka ternyata sangat rendah....