Rasanya ke melataan yang terjadi pada kehidupan kita, hanyalah pemanis kehidupan.
Rasanya para pelaku yang mencoba menghambarkan suasana hati, justru ingin kita kasih ceramah kiyai.
Tak perlu banyak improvisasi kitalah yang paling terluka, kitalah yang paling benar.
Neng akang kita liat aja nanti di hari hisab.
-------
Tengil banget senior ditempat ngais rejeki.
Tapi kadang pekerjaan yang menumpuk buat kita lupa dengan penyakit hati.
Sebenarnya kita hanya di sibukkan dengan prasangka. Hingga menilai secara buta.
Makanya Allah paling benci pada ghibah.
Seperti nasihat nabi Isa a.s. kepada kaumnya
"Jika kalian melihat aurat saudara kalian yang sedang tertidur apakah harus ditutup atau justru semakin kalian buka."
"Tentu saja kami tutup ya Baginda."
"Lalu begitulah perumpamaan ketika engkau mendengar aib saudaramu."
-------
Rasanya para pelaku yang mencoba menghambarkan suasana hati, justru ingin kita kasih ceramah kiyai.
Tak perlu banyak improvisasi kitalah yang paling terluka, kitalah yang paling benar.
Neng akang kita liat aja nanti di hari hisab.
-------
Tengil banget senior ditempat ngais rejeki.
Tapi kadang pekerjaan yang menumpuk buat kita lupa dengan penyakit hati.
Sebenarnya kita hanya di sibukkan dengan prasangka. Hingga menilai secara buta.
Makanya Allah paling benci pada ghibah.
Seperti nasihat nabi Isa a.s. kepada kaumnya
"Jika kalian melihat aurat saudara kalian yang sedang tertidur apakah harus ditutup atau justru semakin kalian buka."
"Tentu saja kami tutup ya Baginda."
"Lalu begitulah perumpamaan ketika engkau mendengar aib saudaramu."
-------
Comments
Post a Comment
Silahkan isi komentarnya ^^!