Ceritanya udah seminggu didera batuk dan sakit kepala. Kesehatan drop, fisik dipressure. Tapi yang bikin risih itu batuk pas dikantor. Berisik amat bikin rame. Mondar mandir ke toilet buat nyetor si phlegm atau sputum atau nama inggrisnya dahak. Ehehhe
Pas ketemu jadwal Prof ke FK, si Prof nemu pegawainya uhak uhuk, langsung action... "itu siapa yang batuk batuk. Minum obat ambil diruang admin."
Ahahha... emang si Prof ini bos yang paling perhatian kalo pegawainya sakit.
Habis minum obat dari Prof, tiba tiba kepala muyeng. Mata ga sopan ga maulah diajak kompromi buat dibuka. Nguanttukk tenan. Apalagi gue emang sering diserang ngantuk luar biasa kalau ga gerak cuma memandangi Bluki. (Cowok cool yang dikutuk jadi notebook warna biru). Ga tahan setengah hari langsung cabut pulang. Takut pas bawa motor gue tiba tiba laporan "kapal oleng kapten".
Sampe rumah bawa tidur tapi itu batuk teros ga pake jeda makin meradang, dan si dahak berasa diujung tenggorokan udah numpuk. Tapi disisi lain si kepala berat, mata masih merujak ga mau dibuka efek dari obat. Endingnya si dahak telen aja dah sepanjang tidur. Mantap!!!
Kali ini tulisan emang kita bahasannya agak jorok. Huihiihi
Bangun tidur gue mikir, eh bahaya ga sih dahak ditelen. Searching2 baca artikel receh ada yang bilang bahaya ada yang bilang baik. Sampe muyeng ini jadinya bagus apa engga sih.
Mau berbangga diri sedikit, untungnya punya background kuliah di riset medicine. Halah gampang. Baca artikel dari universitas orang orang pirang.
Ni gue share jawabannya :
"As unappetising as this cocktail may sound, there isn't really very much more harm that can come to you from swallowing it. Any pathogens have just come from your lungs where they already had almost direct access to your bloodstream. In your stomach they will be destroyed by powerful acids and enzymes and isolated from your body by the thick mucus layer on the stomach wall." Luckily the stomach works to neutralise bacteria and recycle the other cellular debris."
Intinya dahak yang ditelan ga bikin dunia lo kiamat. Dahak yang ditelan akan dicerna dilambung. Bakteri2 dalam dahak akan mati karena asam lambung dan dikeluarkan oleh sistem pembuangan sisa makanan.
Horey...
Lanjut telan dahak, lebih baik.
Daripada buang dahak sembarangan. Karena kalau dahaknya kering bakteri dan virusnya terbang dibawa angin. Siap menginfeksi inang selanjutnya.
Eh nelan dahaknya Kalau ga nemu wastafel, atau got yang ga ngalir ya.
Eh nelan dahaknya Kalau ga nemu wastafel, atau got yang ga ngalir ya.
Comments
Post a Comment
Silahkan isi komentarnya ^^!