Skip to main content

HIPERTENSI

Perhatian : Mohon cantumkan sumber/referensi penulis jika mengutip

Hasil gambar untuk hipertensi
Definisi
Hipertensi atau darah tinggi adalah kondisi dimana kondisi pembuluh darah mengalami tekanan yang terus-menerus. Semakin tinggi tekanan, semakin keras jantung harus memompa (1). Hipertensi dapat digolongkan menjadi ringan, sedang dan berat berdasarkan tekanan diastol. Hipertensi ringan apabila tekanan darah diastol 95-104, hipertensi sedang 105-114, sedangkan hipertensi berat tekanan diastolnya diatas 115. Hipertensi dengan peningkatan sistol tanpa peningkatan diastol biasa terjadi pada golongan lansia. Sedangkan hipertensi dengan peningkatan diastol  tanpa peningkatan sistol biasa terjadi pada golongan dewasa muda (2).

Epidemiologi
  • Orang

Secara global, sekitar 22% populasi tekanan darah tinggi telah menyerang usia 18 tahun keatas di tahun 2014 (3). Orang diperkotaan juga lebih rentan terutama pada pekerja yang terpapar Pb (4).
  • Tempat

Tekanan darah tinggi menyerang semua belahan dunia. Afrika merupakan kawasan dengan angka prevalensi tertinggi kasus tekanan darah tinggi pada tahun 2014, yaitu berkisar 30%. Sedangkan Amerika merupakan kawasan  dengan angka prevalensi terendah tekanan darah tinggi pada tahun 2014, yaitu berkisar 18%(3). 
  • Waktu

Pada tahun 2012 penyakit jantung dan pembuluh darah menjadi penyebab utama kematian dari Non comunicable deases(5). Rata-rata tekanan darah sistolik pada populasi didunia konstan pada 124 mmHg pada tahun 2010 hingga 2014 (6).

Faktor Resiko
WHO (2015) menyatakan bahwa Merokok, kurangnya aktifitas fisik, diet yang tidak sehat, penggunaan alkohol adalah faktor resiko tekanan darah tinggi (5). Berdasarkan beberapa hasil penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi hipertensi adalah usia diatas 40 tahun (4, 7-10), riwayat keluarga (7, 8), Merokok (9) , Penyakit DM (9), Riwayat DM dalam keluarga (9) konsumsi asin (8, 11), konsumsi lemak jenuh (8), penggunaan jelantah (8), tidak biasa olahraga (8), olah raga tidak ideal (8), obesitas (7, 8, 10), penggunaan pil KB selama 12 tahun berturut-turut (8), Perilaku mengorok (12), dan Depresi  (13).
Sedangkan faktor yang dapat mengurangi risiko darah tinggi adalah melakukan aktifitas fisik, menurunkan berat badan, berjalan-jalan atau mengendarai sepeda (11), dan orang yang berkerja dengan beban kerja harian yang berat (10).




Referensi
1.         WHO. Hypertension: World Health Organization; 2015 [cited 2015 03 September]. Available from: http://www.who.int/topics/hypertension/en/.



Comments

Popular posts from this blog

Nine Month s

Medan sebuah kota yang tak pernah terbesit sebelumnya Sebuah kota maju kota metropolitan seperti Jakarta namun seperti ditinggalkan Bertemu dengan delapan mahasiswa  yang menjadi sahabat bagiku Membangun FKM bersama-sama Lalu datanglah Bahagia dan rintangan datang bergantian Hati dan pikiran semuanya termuara pada mereka Sampai segala puncak cobaan yang tak terbendung Perlakukan manusia zalim yg tak bisa tercena olah akal sehat Fitnah lalu lalang menghantam tak kunjung usai  Terkadang berbuat baik, tak mesti disambut gayung Malah lebih banyak ditiupkan ombak yg menerjang sampan kecil hingga terbalik Menoleh kembali perjuangan Rasulullah, Kehinaan ini tak seberapa dibandingkan dgn kisah sirah nabawiyah. Mencoba membingkai skenario Tuhan Hendak derajat mana yang akan dinaikkan Apakah harus melawan atau diamkan Bulir airmata menitik deras namun hanya sajadah dan AlQuran saksi kesendirian Hanya bertumpu pada keyakinan, akhir kisah ini, Allah pasti akan memb...

Adab Berdoanya Nabi Ibrahim (Qs Asy- Syuara)

Nabi Ibrahim 'Alaihisalam memulai do'anya dengan memuji Allah SWT Qs Asy- Syuara 78-82: " Allah lah yang menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku (78) dan yang memberi makan dan minum kepada-ku, (79) dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku (80) dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali) (82) " Adapun do'a nabi Ibrahim kepada Allah tercatat dalam Al-Qur'an Surat Asy-syuara ayat 83 hingga 91 "Ya Tuhanku, berikanlah aku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang soleh,  dan jadikanlah aku buah tutur kata yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi syurga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,...

Kualitas Pendidikan Di Indonesia

Ada 3 artikel bagus yg ditulis oleh Elizabeth Pisani tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pisani adalah jurnalis Reuters yg banyak menulis tentang Indonesia. Salah satu bukunya, 'Indonesia Etc', adalah buku bagus yg mendapat banyak pengakuan internasional Dalam tulisannya, Pisani menyoroti prestasi anak2 Indonesia dalam tes PISA. PISA adalah tes yg diadakan OECD untuk menguji kemampuan anak2 usia 15 tahun di puluhan negara dalam bidang sains (science), matematika (math) dan membaca (reading). Tes ini diadakan 3 tahun sekali. Di 2 tes terakhir pada tahun 2012 dan 2015, Indonesia mendapat peringkat 60-an dari 70 negara di ketiga bidang yg diujikan. Jauh di bawah negara2 tetangga di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, apalagi Singapura. Contohnya: hasil tes 2015 menunjukkan, 55% anak Indonesia punya kemampuan sangat buruk di tes membaca. Semua soal tes PISA sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia loh padahal.. 😅 Reading comprehension mereka ternyata sangat rendah....