
Pengertian menurut WHO : proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data secara sistematik dan terus menerus serta penyebaran informasi kepada unit yang membutuhkan untuk dapat mengambil tindakan.
Menurut
Depkes : Kegiatan analisis secara sistematis dan terus
menerus terhadap penyakit atau masalah-masalah kesehatan dan
kondisi yang mempengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan penyakit
atau masalah-masalah kesehatan tersebut, agar dapat melakukan tindakan
penanggulangan secara efektif dan efisien melalui proses pengumpulan data,
pengolahan dan penyebaran informasi epidemiologi kepada penyelenggara program
kesehatan (Kepmenkes 1116). Artinya
selain pengumpulan data, menkes menekankan surveilans kuatan terbesar pada
analisis data
Yang dimaksud dengan memantau surveilans penyakit :
Agen Penyakit : bakteri, virus, protozoa, binatang, kimia, fisik tertentu
Penderita : karakteristik individu ketika menghadapi penyakit,
Distribusi Agen dan Penderita
Faktor Yang Berpengaruh terhadap Agen, Penderita dan Distribusi Pagen/Penderita
Proses analisis data :
Terdapat Serankaian data dianalisis
Tampilan data : Data dirubah menjadi bentuk analisis
contohnya table, grafik
Interpretasi : dimaknai, berupa informasi subjektif.
Interpretasi dipengaruhi oleh:
1.
Strategi analisis
2.
Data terkait
3.
Hasil penelitani terkait
4.
Penduduk dan lingkungan
5.
Keterampilan/pengalaman
6. Latar belakang pelaku analisis
Komponen Sistem Surveilans
1.
Tujuan (jelas,dapat diukur)
2.
Unit surveilans
3.
Konsep
surveilans
4. Dukungan advokasi, peraturan perundang-undangan,
sarana dan anggaran
5.
Pelaksanaan mekanisme kerja surveilans
6.
Jejaring surveilans
7.
Indikator
kinerja
Salah satu strategi membaca grafik hasil
surveilans DBD yaitu pola tahunan antara kenaikan dan penurunan kasus
Comments
Post a Comment
Silahkan isi komentarnya ^^!