Skip to main content

PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi)

Anak rentan terhadap penyekit-penyakit menular berikut :
  1.  Polio, kelumpuhan
  2. Campak, pneumonia, radang otak
  3. Rubela, kelainan jantung bawaan
  4. Cacar air, pneumonia
Adapun beberapa target program imunisasi indonesia :

  1. Tuberculosis, 
  2. Polio, 
  3. Difteri,
  4. Pertusis,
  5. Tetanus, 
  6. Campak, 
  7. Hepatitis b
Beberapa jenis imunisasi dan penyakit yang dapat dicegah: 

  1. Bcg : Tuberkulosis
  2. Hepatitis b: Kanker hati
  3. Polio: Polio  (lumpuh)
  4. D: Difteri
  5. P: Pertusis (batuk rejan)
  6. T: Tetanus
  7. Campak: Campak, pneumonia
  8. Hemofilus infuenza tipe b: Pneumonia, meningitis
  9. Mumps: Gondongan
  10. Rubela : Rubela
  11. Pneumokokus:  Pneumonia, meningitis
  12. Cacar air (varisela): Cacar air (varisela)
  13. Tifus:Tifus
  14. Human papiloma : virus Kanker serviks (leher rahim)
  15. Hepatitis a: Hepatitis a

Beberapa Kriteria Jenis Vaksin dan Penyakitnya :

Tuberkulosis 
Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan mycobacterium tuberculosa. Gejala Badan lemah, Berat badan menurun, Demam, Berkeringat malam hari, Batuk terus menerus, nyeri dada, Kadang – kadang batuk darah. adapun vaksinnya adalah sebgaai berikut :

  • Vaksin BCG Strain Paris
    Vaksin bentuk beku kering yang mengandung mycobacterium bovis hidup yang sudah dilemahkan dari strain Paris no. 1173.P2.
  • Indikasi : Untuk pemberian kekebalan aktif terhadap tuberkulosa

Difteri
Disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphtheriae. Gejala Radang tenggorokan, Hilang nafsu makan, Demam ringan, Dalam 2-3 hari timbul selaput putih kebiru - biruan pada tenggorokan dan tonsil, 50% meninggal karena gagal jantung

Pertusis
Disebabkan bakteri corynebacterium diphtheriae. Gejala, Pilek, Mata merah, Bersin, Demam dan kadang menggigil, Batuk yang ringan yang lama-kelamaan menjadi batuk lama ( 100 hari )

Tetanus
Disebabkan oleh clostridium tetani. Gejala  Kaku otot pd rahang, disertai kaku pada leher, Kesulitan menelan, Kaku otot perut, Berkeringat dan demam, Pada bayi terdapat jenjang gejala tiba – tiba berhenti menetek (sucking) antara 3 s/d 28 hari setelah lahir, Gejala berikutnya adalah kejang hebat dan tubuh menjadi kaku

Vaksin DPT-HB
Vaksin mengandung DPT berupa Toxoid Difteri dan Toxoid Tetanus yang dimurnikan dan pertusis yang inaktifasi serta vaksin Hepatitis B yg merupakan sub unit vaksin virus yg mengandung HBsAg murni dan bersifat non infectious
Indikasi : Untuk pemberian kekebalan aktif terhadap penyakit difteri, tetanus, pertusis dan hepatitis B

Vaksin TT
o Vaksin yg mengandung Toxoid Tetanus yg telah dimurnikan dan terabsorbsi kedalam 3 mg/ml aluminium fosfat. Thimerosal 0,1 mg/ml digunakan sebagai pengawet.
o Indikasi : Untuk pemberian Kekebalan aktif terhadap tetanus

Vaksin DT
o Vaksin yang mengandung toxoid difteri dan tetanus yg telah dimurnikan
o Indikasi : Untuk pemberian kekebalan simultan terhadap difteri dan tetanus

Polio
Polio dengan gejala Lumpuh layu akut pada anak berumur < 15 tahun, Demam dan nyeri otot, Kematian bisa terjadi karena kelumpuhan otot pernapasan, Penyebaran melalui tinja yang terkontaminasi. adapun Strategi imunisasi polio (eradikasii) yaitu Imunisasi yang meliputi peningkatan imunisasi rutin polio, dan imunisasi tambahan, Mempertahankan afp rate ≥ 2/100.000 pada anak < 15 tahun, Pengambilan specimen yang adekuat dan tepat waktu pada semua kasus afp, dan Peningkatan kemampuan laboratorium di badan litbangkes untuk sequensing virus polio

Vaksin Polio (OPV)
Vaksin Polio Trivalent (tOPV) yg terdiri dari suspensi virus poliomyelitis tipe 1,2 dan 3 (strain sabin) yg sudah dilemahkan.
Indikasi : Untuk pemberian kekebalan aktif terhadap poliomyelitis

Campak
Disebabkan oleh virus myxovirus viridae measles. gejala Demam, Bercak kemerahan, Batuk, pilek,Conjunctivitis (mata merah) Selanjutnya timbul ruam pada muka dan leher, kemudian menyebar ketubuh dan tangan serta kaki.  Strategi imunisasi campak (eliminasi) yaitu dengan Peningkatan cakupan imunisasi rutin , Pemberian imunisasi tambahan : Kampanye campak 9 – 59 bulan, Penguatan surveilans campak, Memperbaiki management

Vaksin Campak
Vaksin virus hidup yang dilemahkan, setiap dosis mengandung tidak kurang dari 1000 infectife unit virus strain CAM 70 dan tdk lebih dari 100 mcg residu kanamycin dan 30 mcg residu erythromycin.
Indikasi : Untuk pemberian kekebalan aktif terhadap penyakit campak

Hepatitis b
Disebabkan oleh virus hepatitis b, Gejala : Demam, lemah, nafsu makan menurun, Warna urine seperti teh pekat, kotoran menjadi pucat (dempul ), Warna kuning bisa terlihat pula pada mata ataupun kulit.

Vaksin Hepatitis b
Vaksin Virus recombinan yg telah diinaktivasikan dan bersifat non – infectious berasal dari HBsAg yang dihasilkan dalam sel ragi
Indikasi : Untuk pemberian kekebalan aktif terhadap infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis B.




Comments

Post a Comment

Silahkan isi komentarnya ^^!

Popular posts from this blog

Nine Month s

Medan sebuah kota yang tak pernah terbesit sebelumnya Sebuah kota maju kota metropolitan seperti Jakarta namun seperti ditinggalkan Bertemu dengan delapan mahasiswa  yang menjadi sahabat bagiku Membangun FKM bersama-sama Lalu datanglah Bahagia dan rintangan datang bergantian Hati dan pikiran semuanya termuara pada mereka Sampai segala puncak cobaan yang tak terbendung Perlakukan manusia zalim yg tak bisa tercena olah akal sehat Fitnah lalu lalang menghantam tak kunjung usai  Terkadang berbuat baik, tak mesti disambut gayung Malah lebih banyak ditiupkan ombak yg menerjang sampan kecil hingga terbalik Menoleh kembali perjuangan Rasulullah, Kehinaan ini tak seberapa dibandingkan dgn kisah sirah nabawiyah. Mencoba membingkai skenario Tuhan Hendak derajat mana yang akan dinaikkan Apakah harus melawan atau diamkan Bulir airmata menitik deras namun hanya sajadah dan AlQuran saksi kesendirian Hanya bertumpu pada keyakinan, akhir kisah ini, Allah pasti akan memb...

Adab Berdoanya Nabi Ibrahim (Qs Asy- Syuara)

Nabi Ibrahim 'Alaihisalam memulai do'anya dengan memuji Allah SWT Qs Asy- Syuara 78-82: " Allah lah yang menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku (78) dan yang memberi makan dan minum kepada-ku, (79) dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku (80) dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali) (82) " Adapun do'a nabi Ibrahim kepada Allah tercatat dalam Al-Qur'an Surat Asy-syuara ayat 83 hingga 91 "Ya Tuhanku, berikanlah aku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang soleh,  dan jadikanlah aku buah tutur kata yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi syurga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,...

Kualitas Pendidikan Di Indonesia

Ada 3 artikel bagus yg ditulis oleh Elizabeth Pisani tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pisani adalah jurnalis Reuters yg banyak menulis tentang Indonesia. Salah satu bukunya, 'Indonesia Etc', adalah buku bagus yg mendapat banyak pengakuan internasional Dalam tulisannya, Pisani menyoroti prestasi anak2 Indonesia dalam tes PISA. PISA adalah tes yg diadakan OECD untuk menguji kemampuan anak2 usia 15 tahun di puluhan negara dalam bidang sains (science), matematika (math) dan membaca (reading). Tes ini diadakan 3 tahun sekali. Di 2 tes terakhir pada tahun 2012 dan 2015, Indonesia mendapat peringkat 60-an dari 70 negara di ketiga bidang yg diujikan. Jauh di bawah negara2 tetangga di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, apalagi Singapura. Contohnya: hasil tes 2015 menunjukkan, 55% anak Indonesia punya kemampuan sangat buruk di tes membaca. Semua soal tes PISA sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia loh padahal.. 😅 Reading comprehension mereka ternyata sangat rendah....