HR. Tarmidzi no.2325 dan Ahmad : IV/231
" Sesungguhnya dunia itu hanya diperuntukkan oleh empat orang saja:
Hamba yang diberikan rezeki oleh Allah berupa harta dan ilmu sedangkan ia bertakwa kepada Rabbnya sehingga ia dapat meraih kasih sayangnya sekaligus mengetahui hakikat kebenaran semata-mata karena Allah. Maka ia akan ditempatkan pada tempat yang paling tinggi.
Adapun hamba yang diberikan rezeki oleh Allah berupa ilmu tapi ia tidak diberi harta sedangkan ia mempunyai niat yang tulus sampai ia mengatakan : 'andai saya dikaruniai harta, pasti aku akan melakukan sebagaimana yang dilakukan oleh Fulan', maka itulah niatnya; maka pahala keduanya sama derajatnya"
Renungan :
Dengan niat, semua yang kita inginkan akan dicatat oleh Allah sebagai amalan yang setara dengan orang yang sudah melakukannya.
Asalkan niat itu tulus.
"andai saja saya mempunyai harta maka saya akan membangun masjid semata-semata karena Allah"
maka pada hari kiamat, Allah akan datang bangunan masjid tersebut dalam timbangan amal kebaikan.
"andai saja saya mempunyai ilmu yang setara si Fulan yang alim itu pasti seluruh hidupku akan berdakwah dijalan Allah"
maka Allah akan menuliskan niat tulus kita itu. Dan pada hari kiamat, derajat kedudukan kita sama
dengan orang alim itu. Bahkan lebih tinggi lagi, karena ikhlas dalam memohon.
Maka perkokohkan dengan niat dan lakukanlah dengan tulus ikhlas!
Sumber : Khalid, Amru. Semulia Akhak Nabi. Cetakan ke-3. Solo : Aqwam. 2006
Comments
Post a Comment
Silahkan isi komentarnya ^^!