Skip to main content

Bahaya Kimia Etanol dan Pengendaliannya Pada Pekerja Industri

Perhatian : Mohon cantumkan sumber/referensi penulis jika mengutip

1.        Definisi
Etanol atau etil alkohol adalah turunan alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena sifatnya yang tidak beracun (annonim, 2011). Etanol termasuk ke dalam alkohol rantai tunggal, dengan rumus kimia C2H5OH dan rumus empiris C2H6O (annonim, Etanol, 2012). Berbagai penggunaan etanol adalah sebagai  pelarut dan reagen dalam laboratorium dan industri, bahan kecantikan dan kedokteran, pelarut dan untuk sintesis senyawa kimia, bahan baku (raw material) untuk membuat ratusan senyawa kimia lain, pelarut dalam pembuatan cat dan bahan-bahan komestik, diperdayakan di dalam perdagangan domestik sebagai bahan bakar (Albar, 2008).

2.    Bahaya dan Sifat Bahaya
Etanol berbahaya karena bahan yang mudah terbakar, meledak dan sangat reaktif. Etanol juga bersifat toksik dan menyebabkan iritasi pada dosis tertentu. Etanol berbahaya pada pekerja perempuan yang sedang mengandung karena dapat menyebabkan abortus dan kelainan bawaan.
Etanol adalah jenis alkohol yang tidak toksik. Akan tetapi etanol akan menjadi berbahaya karena sifatnya berikut :
1.      Mudah menguap dan mudah terbakar diudara sehingga menghasilkan lidah api;
2.      Mudah terbakar pada suhu 15K dibawah titik nya 12C;
3.      Mudah meledak pada LEL 35%(V) dan UEL 15% (V), Tekanan uap 59hPa pada 20C, campuran dengan bahan karet dan plastik karena uap membentuk campuran yang mudah meledak dengan udara;
4.      Reaktif pada bahan-bahan yang mengoksidasi, asam dan alkali;
5.      Toksik oral pada dosis 6.500mg/kg LD50 tikus berupa mual dan muntah; 
6.      Toksik inhalasi akut pada dosis 95,6mg LC50 tikus berupa iritasi mukosa ringan;
7.      Pada ibu hamil, etanol berdistribusi kedalam darah janin dan mengakibatkan Fetal alcohol syndrom;
8.      Etanol  dapat dimetabolisme oleh tubuh sehingga mengacaukan metabolisme protein karena sifatnya yang organik.

3.    Dampak Kesehatan dan Organ Target
Etanol dapat mengakibatkan keracunan akut. Keracunan akut terjadi apabila etanol terminum sehingga menyebabkan mual, muntah. Organ target dari keracunan akut ini adalah depresi susunan saraf sentral (neutrotoksik) serta kerusakan organ dalam seperti ginjal (nefrotoksik) dan hati (hepatoksik).
Pada keracunan kronis, terjadi apabila etanol terhirup oleh pekerja yang menyebabkan iritasi pada mukosa. Organ target apabila etnol terhirup dalam dosis intoleran adalah bagian mukosa pernafasan khususny alveoli (pulmotoksik). Kontak pada kulit membuat Iritasi kulit menjadi kasar dan dermatitis (dermitoksik) (soekamti, 2012). Etanol yang memapari pekerja pada kontak kulit akan meresap ke aliran darah dan dimetabolisme oleh enzim, polimorfisme gen yang memodifikasi penyerapan dan efek neutrotoksisitas. Hal ini dapat terjadi gangguan penglihatan teutama penglihatan warna serta gangguan pada sistem saraf (Lacerda & Lima, 2012). Metabolisme etanol oleh enzim juga menyebabkan kelainan pada metabolisme lipoprotein, sintesis kolesterol dan penurunan sintesis asam empedu, asam kolat, fosfolipid, serta penurunan aktivitas enzim 12 alpha-hydroxylase (annonim, Etanol, 2012).
Pada efek sistemik menyebabkan eufhoria dengan gejala pening, inebration, narkosis, paralisa pernafasan (merck-chemicals, 2006). Pada ibu hamil etanol masuk kedalam  placenta dan menyerang sel otak dan sistem syaraf terhadap janin hingga menjadi bayi mengalami kelainan fisik dan mental (Nurwijaya, 2010) bahkan dapat mengakibatkan aborsi spontan (Roosmini, 2010).

4.    Route of entry 
  1. Ø  Inhalasi : uap etanol yang terhirup masuk melalui jalur pernafasan (tractus respiratorius) dan mudah masuk ke alveoli dan darah. Iritasi sepanjang mukosa pernafasan akan berlangsung. Pada akhirnya zat toksik etanol akan mencapai alveoli dan ikut ke peredaran darah.
  2. Ø  Oral : apabila cairan etanol yang tidak sengaja tertelan melalui mulut dan masuk ke dalam saluran pencernaan. Etanol di saluran pencernaan menyebabkan kerusakan hati, dan ginjal.
  3. Ø  Dermal  : etanol yang meresap ke dalam kulit akan lebih mudah dan cepat memasuki peredaran darah karena luasnya permukaan kulit. Apabila etanol telah masuk ke peredaran darah maka akan terjadi metabolisme etanol oleh enzim dan terjadi beberapa dampak kesehatan yang telah dijelaskan sebelumnya.


5.    Industri
Etanol biasanya dapat diemukan pada jenis industri farmasi (obat-obatan), makanan, industri minuman, industri cat, industri parfum, otomotif/bahan bakar dan industri kosmetik (Prasetyaningsih, 2011)

6.      Pengendalian
a.       Kenakan perlengkapan perlindungan pribadi yang layak (APD) pada pekerja
ü  Perlindungan pernafasan : respirator pemurni-udara atau yang dimuati udara yang sesuai dengan standar yang diakui dan terpasang dengan benar. Literatur mengatakan penggunaan perlindungan pernafasan jenis filter A (DIN 2181) untuk uap senyawa organik
ü  Pelindung tangan : kontak penuh dan kontak percikan. Sarung tangan yang kuat, tahan bahan kimia yang sesuai dengan standar yang disahkan, harus dipakai setiap saat bila menangani produk kimia,
ü  Pelindung mata : Pelindung mata yang memenuhi standar yang diakui
ü  Perlindungan kulit : Perlengkapan perlindungan pribadi untuk tubuh harus dipilih berdasarkan tugas yang dilakukan dan risiko yang didapat
b.      Pelarangan makan, minum dan merokok di tempat di mana bahan ini ditangani, disimpan dan diolah
ü  Para pekerja harus mencuci tangan dan muka sebelum makan, minum dan merokok.
c.       Simpan bahan etanol sesuai dengan peraturan setempat.
ü  Simpan di wadah aslinya terlindung dari sinar matahari langsung di tempat yang kering, sejuk dan berventilasii baik jauh dari bahan yang tidak cocok dan makanan dan minuman. 
ü  Jaga agar wadah tertutup rapat dan tersegel sampai siap untuk digunakan
ü  Wadah yang sudah dibuka harus disegel kembali dengan hati-hati dan disimpan tetap tegak untuk mencegah kebocoran.
ü  Penggunaan bendungan yang layak untuk menghindari kontaminasi pada lingkungan
ü  Jauhkan bahan dari nyala terbuka, permukaan panas, dan sumber penyulut
d.      Pemasangan ventilasi yang sesuai seperti ventilasi pembuangan lokal dan pembuangan kelingkungan menggunakan penyaring asap (fume scrubbers) (msds)

e.       Persiapan peralatan untuk memadamkan kebakaran untuk antipasi apabila terjadi ledakan

Comments

Post a Comment

Silahkan isi komentarnya ^^!

Popular posts from this blog

Nine Month s

Medan sebuah kota yang tak pernah terbesit sebelumnya Sebuah kota maju kota metropolitan seperti Jakarta namun seperti ditinggalkan Bertemu dengan delapan mahasiswa  yang menjadi sahabat bagiku Membangun FKM bersama-sama Lalu datanglah Bahagia dan rintangan datang bergantian Hati dan pikiran semuanya termuara pada mereka Sampai segala puncak cobaan yang tak terbendung Perlakukan manusia zalim yg tak bisa tercena olah akal sehat Fitnah lalu lalang menghantam tak kunjung usai  Terkadang berbuat baik, tak mesti disambut gayung Malah lebih banyak ditiupkan ombak yg menerjang sampan kecil hingga terbalik Menoleh kembali perjuangan Rasulullah, Kehinaan ini tak seberapa dibandingkan dgn kisah sirah nabawiyah. Mencoba membingkai skenario Tuhan Hendak derajat mana yang akan dinaikkan Apakah harus melawan atau diamkan Bulir airmata menitik deras namun hanya sajadah dan AlQuran saksi kesendirian Hanya bertumpu pada keyakinan, akhir kisah ini, Allah pasti akan memb...

Adab Berdoanya Nabi Ibrahim (Qs Asy- Syuara)

Nabi Ibrahim 'Alaihisalam memulai do'anya dengan memuji Allah SWT Qs Asy- Syuara 78-82: " Allah lah yang menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku (78) dan yang memberi makan dan minum kepada-ku, (79) dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku (80) dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali) (82) " Adapun do'a nabi Ibrahim kepada Allah tercatat dalam Al-Qur'an Surat Asy-syuara ayat 83 hingga 91 "Ya Tuhanku, berikanlah aku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang soleh,  dan jadikanlah aku buah tutur kata yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi syurga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,...

Kualitas Pendidikan Di Indonesia

Ada 3 artikel bagus yg ditulis oleh Elizabeth Pisani tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pisani adalah jurnalis Reuters yg banyak menulis tentang Indonesia. Salah satu bukunya, 'Indonesia Etc', adalah buku bagus yg mendapat banyak pengakuan internasional Dalam tulisannya, Pisani menyoroti prestasi anak2 Indonesia dalam tes PISA. PISA adalah tes yg diadakan OECD untuk menguji kemampuan anak2 usia 15 tahun di puluhan negara dalam bidang sains (science), matematika (math) dan membaca (reading). Tes ini diadakan 3 tahun sekali. Di 2 tes terakhir pada tahun 2012 dan 2015, Indonesia mendapat peringkat 60-an dari 70 negara di ketiga bidang yg diujikan. Jauh di bawah negara2 tetangga di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, apalagi Singapura. Contohnya: hasil tes 2015 menunjukkan, 55% anak Indonesia punya kemampuan sangat buruk di tes membaca. Semua soal tes PISA sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia loh padahal.. 😅 Reading comprehension mereka ternyata sangat rendah....