Skip to main content

MPH Student Opinion : Beberapa faktor penyebab RSUD tidak dapat melaksanakan SOP

Perhatian : Mohon cantumkan sumber/referensi penulis jika mengutip

 
ditinjau dari aspek sarana kesehatan maupun tenaga kesehatan beberapa faktor penyebab RSUD tidak dapat melaksanakan SOP:
1)    Komitmen pemerintah terhadap kesehatan masih kecil. Terlihat dari sepanjang sejarah, anggran untuk kesehatan tidak pernah tembus dari 3%
2)    RSUD terbatas dana untuk pemenuhan sarana, namun tidak dipenuhi oleh pemerintah dikarenakan komunikasi kurang baik dengan pemerintah. Ada beberapa penyebab:
                       i.   Penyediaan yang memang terbatas oleh pemerintah, ditambah lagi salah sasaran dalam distribusi sarana yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Terkadang pemerintah memberikan sarana kepada RS yang tidak membutuhkan, namun RS yang membutuhkan tidak diberikan.
                      ii.   Kemudian proposal kurang sinkron. SDM RS kurang terlatih dan terampil dalam membuat proposal permintaan alat atau dana sehingga pemerintah tidak dapat mengabulkan permohononan.
3)    Kendala desentralisasi. Dimana kebijakan anggaran berbeda-beda tergantung kepada kepala daerah.
4)    Manajemen kurang baik. Angggaran biaya operasional, perlengkapan dan peralatan dokter kurang memadai dari segi kuantitas dan kualitas.
5)    Geografis dan akses menuju rumah sakit yang sulit dijangkau. Sehingga membuat komunikasi antar RSUD dan pemerintah tidak baik. Distribusi sarana menjadi terhambat. Banyak tenaga kesehatan lebih memilih bekerja di pusat kota dari pada daerah DTPK (daerah terluar, perbatasan, dan kepulauan) sehingga penyebaran tenaga kesehatan menjadi tidak proporsional
6)    Tenaga kesehatan kurang terlatih. Ketersediaan tenaga kesehatan profesional di Indonesia yang masih sedikit, karena biaya pendidikan dokter spesialis yang mahal dan menempuh waktu yang cukup lama.

Saran yang dapat diberikan untuk Rumah sakit:
1)     meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan untuk dapat menganalisis kebutuhan rumah sakit dan mampu membuat proposal, serta berkomunikasi dengan baik kepada pemerintah
2)     menggunakan pekerja sesuai dengan bidang dan kompetensinya. Misalnya analisis dalam pembuat program manajemen rumah sakit, hendaknya adalah seseorang yang berlatar belakang M.KM bidang AKK
3)     membuka kuota khusus untuk jalur penerimaan tenaga kesehatan bagi putra daerah.
Saran untuk pemerintah :
1)     komitmen terhadap pembangunan kesehatan sehingga berdampak pada perbaikan mutu RSUD
2)     Perbaikan akses menuju RSUD
3)     Pemerintah juga harus teliti dalam distribusi sarana dan prasarana
4)   Perbaikan program yang sudah ada dalam pemerataan tenaga kesehatan ke daerah DTPK. Seperti selain melebihkan insentif, juga menjamin keamanan dan keselamatan petugas selama mengabdi di DTPK

5)     Memperbanyak program pemberdayaan pengabdian putra daerah. Seperti pemberian beasiswa ikatan dinas. Sehingga ketersediaan tenaga kerja kesehatan pada daerah-daerah terpencil tidak mengalami kekosongan, dan tenaga kerja kesehatan komitmen dalam membangun daerah tanah kelahiran.

Comments

Popular posts from this blog

Nine Month s

Medan sebuah kota yang tak pernah terbesit sebelumnya Sebuah kota maju kota metropolitan seperti Jakarta namun seperti ditinggalkan Bertemu dengan delapan mahasiswa  yang menjadi sahabat bagiku Membangun FKM bersama-sama Lalu datanglah Bahagia dan rintangan datang bergantian Hati dan pikiran semuanya termuara pada mereka Sampai segala puncak cobaan yang tak terbendung Perlakukan manusia zalim yg tak bisa tercena olah akal sehat Fitnah lalu lalang menghantam tak kunjung usai  Terkadang berbuat baik, tak mesti disambut gayung Malah lebih banyak ditiupkan ombak yg menerjang sampan kecil hingga terbalik Menoleh kembali perjuangan Rasulullah, Kehinaan ini tak seberapa dibandingkan dgn kisah sirah nabawiyah. Mencoba membingkai skenario Tuhan Hendak derajat mana yang akan dinaikkan Apakah harus melawan atau diamkan Bulir airmata menitik deras namun hanya sajadah dan AlQuran saksi kesendirian Hanya bertumpu pada keyakinan, akhir kisah ini, Allah pasti akan memb...

Kualitas Pendidikan Di Indonesia

Ada 3 artikel bagus yg ditulis oleh Elizabeth Pisani tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pisani adalah jurnalis Reuters yg banyak menulis tentang Indonesia. Salah satu bukunya, 'Indonesia Etc', adalah buku bagus yg mendapat banyak pengakuan internasional Dalam tulisannya, Pisani menyoroti prestasi anak2 Indonesia dalam tes PISA. PISA adalah tes yg diadakan OECD untuk menguji kemampuan anak2 usia 15 tahun di puluhan negara dalam bidang sains (science), matematika (math) dan membaca (reading). Tes ini diadakan 3 tahun sekali. Di 2 tes terakhir pada tahun 2012 dan 2015, Indonesia mendapat peringkat 60-an dari 70 negara di ketiga bidang yg diujikan. Jauh di bawah negara2 tetangga di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, apalagi Singapura. Contohnya: hasil tes 2015 menunjukkan, 55% anak Indonesia punya kemampuan sangat buruk di tes membaca. Semua soal tes PISA sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia loh padahal.. 😅 Reading comprehension mereka ternyata sangat rendah....

Research Article vs. Review Article

RESEARCH ARTICLE A research article describes a study that was performed by the article’s author(s). It explains the methodology of the study, such as how data was collected and analyzed, and clarifies what the results mean. Each step of the study is reported in detail so that other researchers can repeat the experiment. The research article will be based on the analysis and interpretation of this data.  To determine if a paper is a research article, examine its wording. Research articles describe actions taken by the researcher(s) during the experimental process. Look for statements like “we tested,” “I measured,” or “we investigated.” Research articles also describe the outcomes of studies. Check for phrases like “the study found” or “the results indicate.” Next, look closely at the formatting of the article. Research papers are divided into sections that occur in a particular order: abstract, introduction, methods, results, discussion, and references. REVIEW ARTIC...