Spectrum of Disease and “the
Iceberg”
a.
Spectrum
of Disease
Rentang dan variasi
gejala manifestasi dan keparahan dari penyakit infeksi disebut gradient
penyakit sedangkan pada non infeksi disebut dengan spektrum penyakit.
Spektrum
penyakit adalah berbagai variasi tingkatan simptom dan gejala penyakit menurut
intensitas infeksi atau penyakit pada penderitanya, dari
yang ringan, sedang sampai yang berat dengan komplikasi pada organ-organ vital.
b. The
Iceberg Metaphor
Beberapa
spektrum penyakit terkadang seperti iceberg, yaitu masalah dalam jumlah besar namun
tidak terlihat. Fenomena ini dapat terjadi pada penyakit kronis, kecelakan,
penyakit infeksi baik secara kuantitatif maupun kualitatif.
Penyakit
yang tidak terdeteksi seperti penampakan es bawah laut. Dengan skrining dan
deteksi dini akan dapat mengontrol penyakit menjadi lebih baik.
Seperti
dalam kasus, ada beberapa usaha yang gagal dari percobaan bunuh diri yang
tercatat. Namun jumlah orang yang ingin bunuh diri akibat depresi penyakit yang
mereka derita terjadi lebih banyak namun tidak tercatat. Dengan perawatan yang
tepat jumlah depresi dengan kecenderungan orang yang ingin bunuh diri ini akan
berkurang.
Skrining
pada penyakit yang tak terlihat akan terdetekdi san menjadi bagian program pengendalian
penyakit yang efektif.
Causal Concepts
a.
What
Is a Cause
Causal
factor adalah kejadian, sebuah aksi,
sebuah kondisi atau sebuah status alami dari baik sendiri atau bersama penyebab
lain, urutan kejadian, hasil dari pada sebuah dampak. Didalam epidemiologi,
causal adalah determinan yang terdiri dari beberapa faktor yang membuat
kesehatan menjadi lebih baik atau lebih buruk. Sedangkan didalam epidemiologi
modern causal terdapat unsur waktu.
Necessity
and Sufficiency.
Ekposure yang harus ada agar terjadi suatu
penyakit disebut dengan Necessary, Contoh : tidak ada penyakit
AIDS, tanpa virus HIV. Sedangkan satu ekposure tertentu saja sudah dapat
menyebabkan penyakit disebut Sufficiency,
Contoh : Kurang oksigen akan mengakibatkan hipoksia otak. Beberapa dapat
dilihat tipe-tipe hubungan kausal :
1. Necessary
dan sufficient
Tanpa faktor-faktor ini, penyakit tidak
pernah berkembang. Dengan faktor-faktor ini, penyakit selalu berkembang
2. Necessary
tetapi tidak sufficient
Faktor itu dan dari faktor itu sendiri
tidak cukup menyebabkan penyakit
3. Tidak
Necessary melainkan sufficient
Faktor itu sendiri dapat menyebabkan
penyakit, namun bisa faktor yang lain yang tidak tampak
4. Tidak
Necessary, tidak juga sufficient
Faktor-faktot itu tidak dapat
menyebabkan penyakit pada subjek, tidak juga faktor itu hanya yang menyebabkan penyakit
tersebut
b. Causal
Pie Model
Causal
pie model dapat membantu kita untuk menjelaskan bagaimana komponen necessary
dan non necessary berkontribusi terjadinya penyakit dilevel populasi
Gambar 4: Dua mekanisme kemunculan
penyakit dengan causal pies
Kausal komplemen adalah suatu faktor atau set
faktor yang membentu mekanisme kausal.
kausal komplemen A adalah (B + C) dan D, komplemen kausal dari B adalah
(A + C), komplemen kausal faktor C adalah (A + C), komplemen kausal faktor D
adalah A. Faktor-faktor yang bekerja sama dalam mekanisme kausal disebut
dengan interdependent atau interact causal.
c. Causal
Web
Tidak
ada penyebab tunggal dalam penyakit. Faktor-faktor penyebab tersebut
berinteraksi dan memiliki keterkaitan penyebab dalam suatu populasi. Jaring-jaring
kausal terdiri dari penyebab langsung dan penyebab tidak. Dalam
mempertimbangkan penyakit tertentu, penyebab langsung dan tidak langsung
membentuk jaringan kausal hirarkis, yang memiliki hubungan timbal balik antar
faktor-faktor.
Adapun tingkat sebab dalam web kausal
dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
• tingkat makro (determinan sosial,
ekonomi, dan budaya)
• Individu-tingkat (determinan pribadi,
perilaku, dan fisiologis)
• microlevel (sistem organ, jaringan,
sel, dan faktor-faktor molekul penentu)
d. Agent,
Host, and Environtment
Faktor
agent adalah penyebab penyakit berupa biologis, fisik, kimia. Faktor host
adalah karakteristik personal, perilaku, presdisposisi genetik dan
immmunologic. Faktor lingkungan adalah keadaan eksternal (selain agent) yang
mempengaruhi proses penyakit baik berupa fisik, biologis atau sosial.
Gambar 5 : Segitiga Epidemiologi
Keseimbangan
dari segitiga epidemiologi diatas akan mempengaruhi status kesehatan. Berlaku
untuk penyakit menular maupun tidak menular.
3.
Epidemiologic
Variables
Didalam epidemiologi
dekriptif, terdapat tiga variabel determinan yaitu orang, tempat dan waktu. Frekuensi
penyakit berubah menurut perubahan variabel-variabel epidemiologi tersebut.
a.
Person
Variabel orang yang mempengaruhi penyakit
adalah karakteristik dan atribut dari anggota populasi. Perbedaaan rate
penyakit berdasarkan orang menunjukkan sumber paparan yang potensial dan
berbeda-beda pada faktor host. Adapun beberapa variabel orang adalah
1.
Umur
2.
Jenis kelamin
3.
Kelas sosial
4.
Jenis
pekerjaan
5.
Penghasilan
6.
Ras dan suku
bangsa (etnis)
7.
Agama
8.
Status
perkawinan
9.
Besarnya
keluarga – umur kepala keluarga
10. Struktur keluarga
11. Paritas
b.
Place
Varibel tempat adalah karakteristik
lokal dimana orang hidup, bekerja dan berkunjung. Perbedaan insiden berdasarkan
tempat menunjukkan perbedaan susunan penduduk atau lingkungan mereka tinggal. Pentingnya variabel tempat di dalam
mempelajari etiologi suatu penyakit dapat digambarkan dengan jelas pada
penyelidikan wabah dan penyelidikan terhadap kaum migran.
Beberapa varibel tempat :
1.
Batas-batas daerah pemerintahan (desa,
kecamatan, kabupaten/kota, provinsi).
2.
Kota dan pedesaan
3.
Daerah atau tempat berdasarkan
batas-batas alam
4.
Negara-negara
5.
Regional – global
c.
Time
Variabel waktu dapat menganalisis
perbedaan cara pandang dari kurva epidemik. Hubungan antara waktu dan penyakit
merupakan kebutuhan dasar di dalam analisis epidemiologi oleh karena perubahan
penyakit menurut waktu menunjukkan faktor etiologis.
Beberapa pola penyakit :
1.
Sporadis (jarang terjadi dan tidak
teratur)
2.
Penyakit endemis (kejadian dapat diprediksi)
3.
Epidemis (kejadian yang tidak seperti
biasa/KLB)
4. Propagating
epedemik (penyakit yang terus meningkat sepanjang waktu)
Resume : Epidemiology Keep Simple 3rd
edition. Burst Gerstman



Comments
Post a Comment
Silahkan isi komentarnya ^^!