Perhatian : Mohon cantumkan sumber/referensi penulis jika mengutip
Kapitasi
pembiayaan dengan sistem "kapita" per kepala atau atas dasar jumlah jiwa yang ditanggung. jadi misalkan disuatu daerah ada sekitar 100 orang penduduk, tim pendana membayar rumah sakit misalnya 100ribu/kepala jadi 10.000.000juta untuk RS per periode waktu (bulan). Yang terpenting diwilayah tersebut ada tidaknya orang sakit, RS tetap diberikan uang per kepala untuk pelayanan kesehatan. pengggunaan dana tersebut diberikan kewenangan penuh untuk RS dalam mengelolanya.
Kelebihan
- Rs lebih berusaha agar masyarkat sehat sehingga dana tidak membengkak dan menyebabkan RS menanggung kekurangan dana
- Preventif dan promosi lebih ditekankan untuk mencegah insiden kesakitan
- Dengan menegakkan diagnosis yang tepat dan memberikan pengobatan atau tindakan yang tepat
- Fasilitas kesehatan memberikan pelayanan yang pas, tidak lebih dan tidak kurang, untuk mempertahankan efisiensi operasi
Kekurangan
- Jika kapitasi yang dibayarkan terpisah pisah (parsial) antara pelayanan rawat jalan primer, rawat jalan rujukan dan
- rawat inap rujukan, fasilitas kesehatan akan dengan mudah merujuk pasiennya ke spesialis atau merawat di rumah sakit.
- Fasilitas kesehatan dapat mempercepat waktu pelayanan sehingga tersedia waktu lebih banyak untuk melayani pasien non jaminan yang "dinilai" membayar lebih banyak.
- Mutu burut, supaya kunjungan pasien kapitasi tidak cukup banyak.
- Salah satu cara untuk mengevaluasi berbagai reaksi negatif perilaku fasilitas kesehatan yang mendapatkan pembayaran kapitasi dan yang mendapatkan pembayaran JPP adalah dengan mengevaluasi penggunaan biaya, status kesehatan dan kepuasan pasien.
Diagnosis Related Group
DRG menggunakan prinsip Clinical Coading yaitu pencatatan atau rekam medis pasien dalam bentuk kode ICD dan kode DRG yang akurat dan seluruh biaya yang harus dikeluarkan pasien/pembayar (termasuk obat obatan) sudah terekam. Besarnya tagihan untuk diagnosis tersebut sudah disepakati oleh seluruh rumah sakit di suatu wilayah dan pihak pembayar misalnya badan asuransi/jaminan sosial atau tarif DRG tersebut telah ditetapkan oleh pemerintah sebelum rumah sakit dikeluarkan.
Kelebihan
- Dapat di berlakukan dengan cepat
- Memberikan kepastian perkiraan biaya yang berasal dari program ini
- Mengurangi beban administrasi Rumah Sakit dan mendorong upaya efisiensi.
- Meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit
- Memberikan transparansi sistem management Rumah Sakit dan pembayaran
- Menguntungkan peserta medicare program, di mana perkiraan iuran biaya akan menurun
- Rumah sakit mengalihkan pengobatan dari rawat inap menjadi rawat jalan karena DRG tidak di terapkan pada rawat jalan
- Rumah sakit menurunkan rata-rata lama hari rawat ( LOS ) Rumah sakit akan mempercepat pemulangan pasien.
- Cendrungan untuk mengklasifikasikan kembali pasien ke diagnosis yang lebih mahal yang di sebut DRG Creep
- Mengurangi ketajaman focus diagnosis, sehingga sering kali timbul kesalahan atau kelalaian dalam pemberian pengobatan kerena pengurangan pelayanan
- Pembayaran pelayanan perawatan menjadi tidak jelas, bila kemandirian perawata dalam intervensinya tidak jelas karena sistem ini menyatu dalam pembayaran diagnosis
- Sistem pembayaran ini tidak dapat membedakan antara kasus yang tingkat kesulitan tinggi/ komplikasi dengan tingkat kesulitan rendah
- Bersifat umum dan sulit untuk kasus-kasus kronik dan berulang.
Fee for service
metode pembayaran ini yang masih dominan dan paling banyak diterapkan di fasilitas kesehatan. metode ini adalah pembayaran pelayanan kesehatan sesuai dengan service atau per pelayanan medis yang didapatkan.
Jadi kasihan sekali, misalkan masyarakat miskin yang terkena kanker harus membayar pengobatan sebesar 15 juta.
Comments
Post a Comment
Silahkan isi komentarnya ^^!