Skip to main content

Medical Emergency

Perhatian : Mohon cantumkan sumber/referensi penulis jika mengutip

Medical Emergency/kegawatdaruratan medis : apabila ada kelainan alat vital tanpa trauma

kegawatdaruratan kardiovascular
1. Angina Pectoris -> penyempitan pembuluh darah -> otot jantung kurang O2 -> nyeri 3-5" terjadi serangan jantung
tanda - tanda:
- nyeri bagian dada menyebar ke lengan kiri, bahu kiri. rahan kiri, dan leher
- nyeri ulu hati
- sesak
- berkeringat
- pusing
- jantung berdebar
- mual
jika serangan jantung terjadi syok (nadi cepat, tensi turun)
tindakan pertolongan:
- proteksi diri
- DRABC
- istirahatkan penderita
- setengah duduk
- longgarkan pakaian
- jaga jalan nafas
- berikan O2
- bila perlu lakukan CPR
- jaga agar tdk kedinginan
- tenangkan penderita
- monitor tanda vital

2. gagal jantung -. jantung tdk memompa -> penumpukkan cairan paru2/organ lain
penyebab:
- hpertensi
- katup bocor
- serangan jantung
- sakit paru
tanda - tanda :
- sesak smakin sesak jika berbaring
- pernafasan cepat
- tampak kebiruan/sianosis
- cemas
- nadi cepat
- pembuluh darah leher melebar
tindakan pertolongan:
- proteksi diri
- bila tidak sadar minta pertolongan
- letakkan penderita pada posisi nyaman, setengah duduk
- longgarkan pakaian
- jaga jalan nafas
- berikan O2
- bila perlu lakukan CPR
- tenangkan penderita
- monitor tanda vital
- segera kerumah sakit


Masih banyak tindakan untuk keadaan darurat pada penyakit kardiovascular ini... tapi kebetulan ini sudah terlalu larut malam dan saya harus segera beristirahat karena besok akan ujian tentang ini.. semoga saya dan teman2 bisa mengerjakannnya dengan baik, amiiinnn...

Comments

Popular posts from this blog

Nine Month s

Medan sebuah kota yang tak pernah terbesit sebelumnya Sebuah kota maju kota metropolitan seperti Jakarta namun seperti ditinggalkan Bertemu dengan delapan mahasiswa  yang menjadi sahabat bagiku Membangun FKM bersama-sama Lalu datanglah Bahagia dan rintangan datang bergantian Hati dan pikiran semuanya termuara pada mereka Sampai segala puncak cobaan yang tak terbendung Perlakukan manusia zalim yg tak bisa tercena olah akal sehat Fitnah lalu lalang menghantam tak kunjung usai  Terkadang berbuat baik, tak mesti disambut gayung Malah lebih banyak ditiupkan ombak yg menerjang sampan kecil hingga terbalik Menoleh kembali perjuangan Rasulullah, Kehinaan ini tak seberapa dibandingkan dgn kisah sirah nabawiyah. Mencoba membingkai skenario Tuhan Hendak derajat mana yang akan dinaikkan Apakah harus melawan atau diamkan Bulir airmata menitik deras namun hanya sajadah dan AlQuran saksi kesendirian Hanya bertumpu pada keyakinan, akhir kisah ini, Allah pasti akan memb...

Adab Berdoanya Nabi Ibrahim (Qs Asy- Syuara)

Nabi Ibrahim 'Alaihisalam memulai do'anya dengan memuji Allah SWT Qs Asy- Syuara 78-82: " Allah lah yang menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku (78) dan yang memberi makan dan minum kepada-ku, (79) dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku (80) dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali) (82) " Adapun do'a nabi Ibrahim kepada Allah tercatat dalam Al-Qur'an Surat Asy-syuara ayat 83 hingga 91 "Ya Tuhanku, berikanlah aku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang soleh,  dan jadikanlah aku buah tutur kata yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi syurga yang penuh kenikmatan, dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,...

Kualitas Pendidikan Di Indonesia

Ada 3 artikel bagus yg ditulis oleh Elizabeth Pisani tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Pisani adalah jurnalis Reuters yg banyak menulis tentang Indonesia. Salah satu bukunya, 'Indonesia Etc', adalah buku bagus yg mendapat banyak pengakuan internasional Dalam tulisannya, Pisani menyoroti prestasi anak2 Indonesia dalam tes PISA. PISA adalah tes yg diadakan OECD untuk menguji kemampuan anak2 usia 15 tahun di puluhan negara dalam bidang sains (science), matematika (math) dan membaca (reading). Tes ini diadakan 3 tahun sekali. Di 2 tes terakhir pada tahun 2012 dan 2015, Indonesia mendapat peringkat 60-an dari 70 negara di ketiga bidang yg diujikan. Jauh di bawah negara2 tetangga di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, apalagi Singapura. Contohnya: hasil tes 2015 menunjukkan, 55% anak Indonesia punya kemampuan sangat buruk di tes membaca. Semua soal tes PISA sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia loh padahal.. 😅 Reading comprehension mereka ternyata sangat rendah....