1. Tiamin ( B1 )
2. Riboflavin (B2)
3. Asam Folat
4. Piridoksin (B6) -> piridoksin, piridoksal, piridoksamin
5. Asam Askorbat (Vit. C)
6. Anemia
alhamdullilah... semoga bermanfaat...
- Kebutuhan min. 0,3mg (0,3-0,4mg/hari), orang dewasa 1,2 mg/hari
- Defisiensi : beri2, karena oksidasi asam @ keto terganggu. indikator [] piruvat dlm darah >>>
- Kimia : dalam tubuh diubah menjadi koenzimitiamin prifosfat oelh enzim tiamin difosfokinase
- farmakokinetik : parenteral cepat dan sempurna, 1mg degradasi dijaringan tubuh, kelebihan akan eksresi urin dalam bentuk tiamin utuh
- Penggunaan teraupetik
- Def tiamin, pecandu alkohol 50-100mg, beri - beri pd bayi, peny. kardiovaskuler 10-30mg, anemia megaloblastik
2. Riboflavin (B2)
- kebutuhan min 0,3 mg
- defisiensi : radang tenggorokan
- dosis pengobatan 5-10mg
- farmakokinetik : parenteral didistribusikan secara merata ke seluruh jaringan tubuh konsentrasi kecil sedkit tersimpan dalam tubuh. vitamin yang disintesiskan oleh mikroorganisme usus
- penggunaan terapetik
- def reboflavin 5-10mg/hari, migrein 400mg/hari
3. Asam Folat
- Diperlukan untuk pertumbuhan dan kehamilan 300 ug/hari, normal 200 ug/hari
- Ditemukan pada: hewani(hati, ginjal, susu, daging, ikan), nabati (sayursn hijau), buah2an
- Defisiensi : anemia megaloblastik dan anemia makrosistik
4. Piridoksin (B6) -> piridoksin, piridoksal, piridoksamin
- Kebutuhan sehari2 2mg
- Defisiensi : kelainan kulit, kelainan SSP, anemia hipokrom mikrositik
- Farmakokinetik : mudah diabsorbsi melalui sal. cerna 60% disirkulasi
- Efek samping : neuropatik dosis 50mg-2g
- Kegunaan mencegah/mengobati neuritis perifer o/ obat.
5. Asam Askorbat (Vit. C)
- Kebutuhan AKG 35mg utk bayi, 60 mg pd dewasa, hamil dosis ditambah 10-5mg/hari
- Dioksidasi bolak-balik menjasi asm. dehidroaskorbat
- Farmakokinetik: meningkatkan penyerapan Fe dlm usus, mudah diserap mel sal cerna. diurin dlm bentuk uth, terdapat dalam plasma dan didistribusikan keseluryh tubuh.
- Meningkatkan aktifitas enzim pengamidasi, antioksidan
- Defisiensi dicegah dgn pemberian sayur2, gejala malaise
- Megadosis pembentukan batu ginjal
6. Anemia
- Konsentrasi Hb dalam plasma berkurang
- Penyebab : kurang vit B12, Fe, atau asam folat (megaloblastik), kerusakan sumsum tulang dan ginjal, kehilangan darah siklus haid, penghancuran sel darah merah(anemia hemolitik), infeksi dan keganasan
- Jenis anemia:
anemia normositik normokrom : def eritropotein
anemia makrositik normokrom : def asam folad dan B12
anemia pernisiosa: penyebab intrinsik (gangguan absorbsi vit.lambung), ekstrinsik (kurang vit B12), menybbkn anoreksia, dispesia beri B12 1000mg/hari
anemia def asam folat. sma sperti def vit B12. beri asam folat oral 1mg/hari
anemia mikrositik hipokrom : def fe. gejala lidah halus, perubahan mukosa kulit, malnutrisi. penatalaksanaan : beri preparat Fe, atasi pendarahan kronik
anemia hemolitik : penurunan usia sel darah merah. ikterus, splenomegali. penatalaksanaan jika toksik->berikan kortikosteroid
anemia pada penyakit keganasan: berkurangnya sideroblas dlm sumsum tulang. penatalaksanaan: anemia mengancam darah lakukan transfusi, cobalt mmperbaiki anemia pd penyakit - anemia ringan hb 10-12g/dl
5L, mata berkunang, pusing, mudah mengantuk, nafsu mkan berkurang, gelisah - anemia sedang hb 8-10g/dl
demam, keilosis(bibir pecah2), wajah pucat, nyeri perut, glostisis(iritasi lidah), koilonkia - anemia berat hb 6-8g/dl
payah jantung, pernafasan cepat, pembesaran hati, sesak nafas - pengobatan anemia : fe, asam folat, Vit B12, eritropoietin
alhamdullilah... semoga bermanfaat...
Comments
Post a Comment
Silahkan isi komentarnya ^^!